15 June 2018

07:00 – Bangun pagi karena kedinginan x’D Mark my words ya guys, malem dan pagi hari di Glamping site ini dinginnnnn banget!

Pemandangan pagi itu.

08:00 – Karena keluarga om tante gue belum ready, gue sama sang suami cus duluan untuk breakfast di Pinisi Resto.

Ini jembatan menuju ke restorannya. Di post sebelum ini juga ada gue kasih tapi yang versi malam harinya. Menjelang siang jembatan ini jadi lumayan rame dilalui sama orang.

Breakfast pagi ini lumayan decent, tipenya buffet, makanannya masih lumayan banyak (or maybe because we ate pretty early around 8 am), dan sambelnya muantep! (Kalo kalian ga nemu sambel, minta ke pelayannya ya – that’s what we did.)

09:00 – We didn’t eat our breakfast for too long karena even though the food was great, yang bikin pagi itu lebih special adalah pemandangan di sekitar restoran yang begitu majestic dan betapa ademnya udara di sana. Gue sampe ga sabar mau cepet-cepet jalan and explore the camp site! Seriously what a good good morning 🙂

Oh ya just in case kalian baru mampir ke blog ini (and didn’t read my previous post), tempat nginep gue ini namanya Glamping Lakeside Rancabali Ciwidey.

Omg. So serene.

Ini pemandangan dari dock Pinisi Resto.

Full team :>

Di sana ada fasilitas taman kelinci juga dan kalian bisa beli sayur untuk dikasih makan ke kelinci-kelincinya. Kalo bisa try not to lift them karena they will start shaking sakit takutnya! >,<

10:00 – Kalau kalian jalan ke arah taman kelinci, terus belok kanan dan lurus terus menyelusuri pinggiran danau, kalian akan sampe di tempat orang nyewain perahu. Kita bisa nyewa perahu untuk ngelilingin danau Patenggang / Situ Patenggang for Rp 25.000 / orang, atau Rp 30.000 / orang  kalau mau mampir 30 menitan di desa yang letaknya di sebrang danau. Om gue nego sama tukang kapalnya dan kita dikasih harga Rp 25.000 / orang untuk kelilingin danau dan mampir ke desanya.

Jadi di desa ini ada banyak penduduk yang jualan buah, pernak-pernik, oleh-oleh, dan beberapa warung makan. Begitu sampe di sana gue dan rombongan om tante gue pisah jalan: mereka kelilingin toko-toko penduduk, sementara gue dan sang suami cuma jalan di pinggir danau sambil foto-foto.

Cakep banget parah (pemandangannya loh bukan orangnya :p haha.) Anyway gue pake kos kaki di dalem sendal karena siang itu anginnya dingin banget dan kaki gue freezing, bukan karena itu selera fashion gue ya. Hahaha maap takut dijudge netijen. Sekian.

11:20 – Sampe di sisi Glamping Lakeside lagi. Kita langsung balik ke tenda untuk beres-beres dan siap-siap check out. Anyway karena kemarin tengah malem ada construction (aneh kan renov kok malem-malem), di tenda kita berisik banget sama bunyi orang mantek tok tok tok, jadinya om gue minta late check out jam 1 sama pihak Glamping site sebagai kompensasi (normally check out time is 12 noon).

13:00 – Meninggalkan Glamping site menuju Rumah Makan EmTe Highland Resort (Jl. Ciwidey, Patengan; alias di depan pintu masuk Kawah Putih). Restoran ini letaknya disamping pintu masuk another resort di Ciwidey dengan nama yang sama yaitu EmTe. By the time kita left Glamping site, ujan deras mulai turun, jadi kita lunch di sini sembari nunggu ujan aga redaan.

Makanannya a bit standard dan pelayanannya lamaaaaaaa banget, tapi dari segi rasa lumayan enak buat gue (ya gue mah asal ada sambel juga langsung ketolong sih sejujurnya haha.)

14:35 – Sebenernya awalnya kita mau mampir ke Ranca Upas karena udah deket, tapi sayangnya ujannya ga kunjung reda (malahan tetep aja deres), jadinya kita langsung memutuskan untuk jalan balik ke Jakarta. Thank God though kita ga keujanan pas masih jalan-jalan di Glamping site! Kalo kalian berencana liburan ke daerah sini dan cuacanya cerah mendukung, make sure you check on Ranca Upas!

18:30 – Kali ini perjalanan pulangnya relatif lancar sampe sekitaran Bekasi baru mandek sekitar 1 jaman. Jam setengah 7 malem kita udah nyampe di rumah om tante gue di Bintaro, Tangerang. Fiuh! Dengan demikian berakhirlah trip lebaran kali ini 🙂

Di umur gue yang udah a little bit tuir ini, gue hampir selalu liburan sama temen-temen dan ga pernah jalan-jalan sama keluarga inti sendiri (karena my mom doesn’t really like jalan-jalan), let alone sama sepupu atau om tante; so this trip right here was pretty unique and special. Thank you beloved Sukieches for bringing us along in this trip! :*

Expenses untuk hal-hal major yang penting (dalam Rupiah):

  1. Boat ride di Glamping Lakeside Rancabali Ciwidey: 150.000 (25.000 per orang)

Important tips:

  1. Boat trip di Glamping Lakeside Rancabali Ciwidey lumayan dingin, jadi kalo ga tahan dingin, jaga-jaga bawa jaket ya.
Summary
Glamping Lakeside Rancabali Ciwidey, Situ Patenggang, Rumah Makan EmTe Highland Resort.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *