26 June 2017

09:00 – Breakfast lagi di hotel abis itu packing ‘cos we’re leaving Zermatt soon!

10:35 – Departing to Lauterbrunnen via Interlaken. Total perjalanannya kurang lebih 3 jam, dan kita kudu pindah kereta 3 kali! Meski kedengerannya lumayan kreizi, it wasn’t tiring at all and we enjoyed the rides so much :>

As usual kita ditemenin pemandangan indah di sepanjang jalan.

13:25 – Sampe di Lauterbrunnen. Lauterbrunnen ini town kecil yang berada di tengah-tengah daerah pegunungan. Kotanya sepi dan masih banyak banget lapangan rumput kosong di antara rumah-rumah penduduknya.

14:00 Begitu nyampe kita langsung jalan kaki dan check in di Hotel Steinbock (cuma 5 mins away dari train station.)

15:00 – Abis istirahat sebentar, kita jalan ke Coop (deket banget sama hotel dan train station) untuk belanja lunch (haha biar hemat gais!) Sayangnya we chose bad dishes this time.. (makanya jangan mikirin mau hemat mulu cuk!) Haha maap ngomong dewe jawab dewe.

Beli 3 makanan, 2 di antaranya kaga enak.. Yang macaroni putih aseeeeeeeem banget we couldn’t finish it… haha.

15:30 – Abis makan, kita jalan-jalan bentar ngelilingin kotanya. Udaranya adem banget sore itu, terus lingkungannya asri and the views were great.

Kita nanjak for about 15 mins – ngelewatin gang rumah penduduk – untuk ngeliat pemandangan kota ini dari atas.

16:30 – Visit Trümmelbach Falls. Jadi di Lauterbrunnen, ada 1 waterfalls lagi yang lebih terkenal karena letaknya memang di tengah-tengah kotanya, tapi menurut gue dan sang suami, Trümmelbach ini jauh lebih unik dan menarik. Super thanks to sang suami yang ngasih ide untuk ke sini 🙂 it remains as one of the most unique places I’ve ever visited in my life!

Karena Trümmbelbach ini located around 2 km away dari kota, jadinya dia a little less terkenal dibanding yang satunya lagi. Banyak turis bule yang jalan kaki bolak-balik ke Trummbelbach, tapi kalo kita lebih milih naik bus aja :’) hahaha. Untuk yang mau ke Trummelbach Waterfalls, bisa naik bus no 141 dari Lauterbrunnen dengan harga return tiket CHF 3.6 / orang.

Pemandangan menuju pintu masuk Trümmelbach Falls.

Jadi Trümmelbach Falls ini adalah air terjun yang letaknya berada di tengah-tengah gunung. Literally di dalem gunung. Jadi visitor ga bisa ngeliat air terjunnya full, melainkan cuma potongan-potongan arus air terjunnya. Dengan ciamiknya pemerintah Swiss ngebuat semacam goa berisikan jalan setapak / viewing dock dan tangga-tangga kecil supaya visitor bisa mampir dan ngeliat fallsnya. Total lantai / level di dalem goa-nya yang bisa kita kunjungin ada 10. Tinggi air terjun ini 140 m, dan visitor dikasih opsi untuk hike 10 level dari bawah, atau buat yang udah berumur dan ga sanggup hiking, bisa naik lift ke level 6, terus kalau mau naik sampe level 10 baru jalan kaki sendiri.

Ini lift untuk ke level 6. Liftnya kecil, tua, tracknya curam, naiknya godek-godek and pelan banget, pokoknya honestly a little bit creepy, hahaha but it was safe kok.

Di dalem goa itu gelap, dingin (banget! Karena kena angin dan cipratan air dari falls), berisik karena suara air kenceng, dan basah; jadi kalau mau ke sini I would suggest kalian untuk 1) pake jaket, 2) jangan pake slippers atau sendal apapun yang licin. Goa-nya sendiri sebenernya kecil dan abis di-explore dalam less than 10 minutes, tapi viewing the falls from inside the mountain was so unique in my opinion. I have never witnessed such thing! Jadi menurut gue it’s worth a visit banget.

Whoa.. belum apa-apa aja udah keren.

Wanjirr.. Arusnya derasssss banget. Gue sampe couldn’t help but to wonder, “Kalo ada yang amit-amit kepeleset terus jatoh sih…..”

Duh <3

Ha keren kan foto ini! xD I feel like I can always spot a cute corner / place to take pictures :3

18:30 – Jalan balik ke hotel lalu mandi dan beres-beres.

19:30 – Had our dinner di restoran di hotel kita. Karena tadi siang makanan kita crap, we decided to eat something more decent haha :’)

Btw liatlah di bagian expenses di bawah, perbandingan harga makanan kalo beli di Coop dan kalau makan di restoran (ok to be fair kita memang makan di ‘hotel’ sih, tapi harga di restoran juga kurleb segituan gue yakin, secara sebenernya hotel kita lebih mirip kayak restoran yang berkamar haha.)

Oh ya di hotel kita ini, ga di kamar, ga di restoran, ga di mana-mana, banyak bangeeeeeeet lalerrrrrrrr. And I’m not talking about lalet kecil kayak di Indo, I’m talking about lalet monster yang gede and looking pretty nasty. Meski gue yakin mungkin lalernya ga sejorok yang di Indo haha, tapi tetep aja laler-laler itu sangat mengganggu hidup gue dan sang suami T_T when we asked the waitress in the hotel she said emang di Lauterbrunnen begitu dan mereka udah super terbiasa. Omg haha. Sang suami sampe kudu perang dulu ngusir lalet tiap malem sebelum mau tidur ^,^”

Expenses untuk berdua:

  1. One way SBB Zermatt – Lauterbrunnen: CHF 50.4
  2. Hotel Steinbock 3D2N: CHF 229.6
  3. Beli lunch di Coop: CHF 13.85
  4. Return tickets bus no 141: CHF 7.2
  5. Ticket masuk Trummelbach Falls: CHF 22
  6. Dinner at Hotel Steinbock: CHF 39.5

Total: CHF 362.55

Important tips:

  1. Kadang tempat untuk naro bagasi di kereta itu aga terbatas, jadi kalo bawa koper yang gede (kayak punya gue) bisa aga ribet nyari tempatnya. Usahakan sampe kereta se-early mungkin ya supaya bisa taro koper duluan.
Summary
Hotel Steinbock, Coop Supermarket, Trümmelbach Falls.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *