15 June 2017

7:30 – Bangun, beres-beres, dan have breakfast (gue lupa deh makan apa, kaga kena catet pula).

8:30 – Visit Kunsthistorisches Museum (Maria-Theresien-Platz, 1010). Karena waktu kita mepet, kita ga masuk ke museumnya melainkan cuma foto bentar dan jalan-jalan di sekitar museumnya. On how to go here, check Gmaps aja ya, meski ga seakurat Amsterdam, tapi Gmaps works great in Vienna as well.

Kalo liburan jangan lupa kacamata item selalu dibawa di tas, or else foto kalian will turn into something like this x”D atau seperti foto di bawah ini. Hahaha!

10:00 – Jalan balik karena harus check out dari apartment and catch a train to Hallstatt! Yeaaaay! :3

11:55 – Departing to Hallstatt dari Wien Hbf / Vienna Central Station (Alfred-Adler-Straße 107). Nah lemme talk a little bit about booking train tickets in Austria. Kalau mau traveling di dalam negara Austria, kalian bisa ke situs ÖBB untuk beli tiketnya. In fact, dibanding Swiss dan Italy (2 negara yang nanti akan gue kunjungi juga), gue paling suka sama interface website ÖBB dan menurut gue website mereka paling jelas and helpful. Nah kalau kalian traveling antar negara; misalnya dari Austria ke Italy, kalian punya opsi untuk beli tiket trainnya dari website perusahaan kereta Austria atau Italy.

Nah perusahaan kereta di Austria open booking 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan, dan sistem tiket yang mereka jual biasa dimulai dari tiket Sparschiene (artinya tiket yang murah, ada keterangannya di website). Nanti kalau tiket murah ini udah abis, pelan-pelan harga tiket yang ada di website akan naik. Nanti kalau tiket yang harganya medium udah abis, harga tiket di web naik lagi jadi lebih mahal, gitu terus. Jadi usahakan sebisa mungkin book train tiket kalian se-early mungkin ya supaya dapet tiket Sparschiene yah 😀

Lunch di restaurant di trainnya. Restonya kecil tapi cozy dan makanannya ga terlalu mahal.

Anak gue lagi berjemur :p

Gue suka banget traveling by train ke country side di Austria; selain kereta mereka nyaman banget, websitenya gampang dimengerti, pemandangan di sana juga cakep-cakep (well kalo yang ini sih mungkin tergantung destinasi ya haha). But seriously look at these views:

Kereta kita ngelewatin this spot in seconds! Gila hoki banget gue bisa pas capture this views. Pokoknya when in train, usahakan mata jangan kedip dan kamera selalu stand by ya! :p

Anyway Hallstatt adalah sebuah village kecil yang diapit gunung dan danau. Tempat ini terkenal banget buat turis and it was very beautiful indeed. Kita ke sana pas summer, tapi anginnya gede banget dan suhunya tetep rendah sampe gue menggigil setiap sore menuju malem. Btw lihat foto Hallstatt di Google deh pas lagi winter, sumpah magical T_T hahaha, but summer in Hallstatt juga cakep banget I promise. Foto-fotonya akan diulas di hari keenam ya karena begitu sampe, gue dan sang suami ga langsung ke Hallstatt melainkan singgah dulu di Obertraun ‘cos we are not actually staying di Hallstatt melainkan di Obertraun.

Obertraun ini adalah village yang deket dari Hallstatt, kenapa kita stay di sana? Karena harga penginapan di Hallstatt itu mahal, dan kita adalah pasangan newly-wed yang humble (dompet kita yang humble maksudnya bukan kitanya bahahaha.) But it’s very easy untuk pergi dari Obertraun ke Hallstatt, kita tinggal naik bus satu kali (dan bus stationnya deket banget sama penginapan kita) atau naik kereta. Di hari ke enam akan gue jelasin dengan lengkap ya about these transportation options.

15:30 – Sampe di Obertraun. Kita tinggal di Apartment House Seerose (Seestraße 117) yang cuma berjarak 5 menit walking dari train station (tapi karena gerek koper dan dikit-dikit berhenti cengo ngeliatin gunung, ya anggaplah it took us 10 menitan :p)

Anyway this place was one of the best accomodation that we stayed in back in Europe. Selain showernya ada 2 jadi bisa mandi bareng (hahaha husss jari bodoh otak kotor!! Canda ya teman-teman… Eh btw gue dan sang suami kan udah legal ya jadi ga usah minta maaf dong ya harusnya?! Ok ga jadi sori ya teman-teman..), unitnya luaaaaas, ada meja, balkon, dan kamarnya cozy. Honestly tempat tidurnya ga gitu oke but yea it’s ok lah ga terlalu ganggu.

Unik banget tempat mandinya. Cuma kalo gordennya ditutup it became a bit dark sih.

18:00 – Kita beres-beres, mandi, dan istirahat sejenak ngecas badan. Abis itu kita jalan kaki ke gedung sebelah untuk makan di Pizzeria Kegelbahn (Obertraun 178). Kalo ga salah ini kayak one of two restaurants yang ada di sini deh, ga gitu banyak opsi deh.

Surprisingly gue suka banget makanannya. Gue pesen alcapone pizza and sang suami pesen bread pork. Pizzanya unik and tasty (mungkin karena ada cabenya ya bok huhu gue udah kangen yang pedes-pedes) and sang suami’s pork was amazing! Servernya sendiri cuma sebiji dan ga gitu helpful / friendly, tapi paling ga ga sampe nyebelin lah.

19:00 – Abis itu kita cuma keliling daerah sana untuk explore dan foto-foto. Di deket penginapan kita ada danau (yang terhubung ke Hallstatt) dan banyak orang bule yang nyemplung berenang di sana (cuma kita kaga lah ya pastinya hahaha, nyali kami berdua sedikit guys.)

Oh ya I really love their type of houses, unyu-unyu semua! T____T Terus ntah kenapa sepanjang jalan-jalan kita hampir kaga ngeliat penduduk Obertraun di jalanan (sepi banget deh). I think life in small village like Obertraun sih pasti bener-bener super relax and chill.

Nah loh gantian matahari udah kaga ada, doi pake kacamata item xD

The only church in the village. It was closed (and it was soooo small!)

Stopping for a dance :p

Gosh. Sore itu kita baru sebentar ada di sana but we have definitely fell in love with this part of Austria 🙂

Expenses untuk berdua:

  1. Return tickets ÖBB Vienna – Hallstatt – Vienna: € 88
  2. Apartment House Seerose 3D2N: € 141.8
  3. Beli sandwich di kereta: € 6.2
  4. Dinner di Pizzeria Kegelbahn: € 22.4

Total: € 258.4

Important tips:

  1. Karena ini penting I’ll repeat it here: when traveling with train in Vienna, jangan lupa book your ticket melalui website ÖBB in advance ya (maximum 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan). This way you can get the cheaper ticket called Sparschiene.
  2. Kalau kalian ada yang mau tinggal di Obertraun untuk menghemat biaya, jangan lupa pas beli tiket di ÖBB dari Vienna, pilih Obertraun station sebagai destinasi ya instead of choosing Hallstatt.
  3. Fyi kebanyakan penginapan di Europe ngecharge city tax di luar harga akhir sewa kamar (biasa mereka akan email / message suruh kita siapin uang cash untuk bayar city taxnya). Apartment Seerose ini ngecas kita € 135 + € 6.8 city tax.
Summary
Kunsthistorisches Museum, Wien Hbf, Apartment House Seerose, Pizzeria Kegelbahn.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *