Okay so this will be the very first itinerary that I upload on this website. Sebenernya masih ada beberapa itinerary lagi di tahun sebelumnya yang pengen gue bagiin, tapi apa daya catetannya udah ilang entah kemana *insert emoticon orang depresi nonjok tembok* haha. Anyway as an introduction, di trip ini kita pergi berempat: gue, my then-boyfriend-now-husband Freddy, temen kuliah gue Shinta dan Jack (bule Aussie). Alright here we go!

18 October 2015

8:30 – Arrival time at Incheon Airport. Untuk ke city center kita naik train AREX ke Seoul Station. Nah disana jadi meeting point sama temen kita yang bule, si Jack.

10:30 – Karena kita baru bisa check in siang, kita titip bagasi di Seoul Station dulu supaya bisa langsung jalan-jalan tanpa beban hidup, terus sore balik lagi kesini untuk ambil bagasinya. Sebelum titip bagasi don’t forget untuk sikat gigi dan cuci muka yah biar seger :p (that was really what we did, secara tidur di pesawat kan haha, sekalian top up bedak dikit di muka biar selfienya ga kalah mulus sama orKor :p)

Waktu gue kesana, di Seoul station petugasnya ada nyediain brosur kumpulin stamp untuk turis seperti ini:

Jadi kita disuruh keliling train station dan minta stamp di setiap station, nanti kalau udah lengkap kekumpul, brosurnya bisa kita tuker sama satu tiket train AREX untuk pulang ke airport. Lumayan buat unyu-unyuan sekalian hemat 6.000 😀

12:00 – Lunch di Seoul Station. Karena udah laper jadinya kita makan di food court, tapi meski makanan food court tapi rasanya enak loh dan pilihan di sana bervariasi banget.

13:30 – Visit Ewha University by taxi. Ewha Uni itu kampus khusus cewe yang di sekitarnya banyak tempat shopping yang murah-murah. Disini gue beli tas 1 dan kaos kaki 13 biji! Ga sanggup gais sama kaos kaki Korea, too cheap and cute!

15:30 – Visit Namsan Park and N Seoul Tower by taxi juga. Spare more time untuk kesini kalau kalian suka garden. N Seoul Tower ini berada di Namsan Park, dan bisa dicapai dengan jalan kaki (naik tangga, kurang lebih 35 menitan kalau ga dikit-dikit berhenti foto kayak kita. Haha si Jack udah mau ngubah gue ama Shinta jadi punching bag gue rasa) atau dengan cable car. Kalo dibilang cape banget sih ngga, asal kalian milih sepatu yang tepat ya, jangan kayak gue pake beginian:

Hahaha. Anyway kita bolak-balik naik turun jalan kaki, selain lumayan buat olah raga, antrian cable carnya juga rame dan bikin males, plus di perjalanan banyak banget ngeliat kakek nenek orang Korea yang dengan gagahnya naik turun! Pfftt darah kiasu gue langsung mendidih ngeliatnya :p

N Seoul Tower ini terkenal sama tempat love locksnya. Karena gue orang Indo sejati yang penuh persiapan (eaa), of course I have bought my own lock yang gue beli dari toko bangunan. HAHAHA aga bodoh sih.. bukannya cari yang designnya bagusan dikit gitu ye, alhasil love lock gue rustic sendiri.

18:30 – Balik ke Seoul Station untuk ambil bagasi terus check in di apartment tempat kita nginep. Di Seoul Station kita beli T-money dulu dan top up kartunya (ini kartu yang dipake untuk traveling with public transportation.) Dari tanggal 18 – 20 October kita nginep di apartment 2 lantai yang kecil tapi lumayan unik dan oke dari segi lokasi; gue mau kasih linknya tapi sayang listingnya udah ga ada di Airbnb.

19:30 – Karena apartment kita di daerah Myeongdong (Subway Exit 5-8 – Myeongdong Station Line 4), malem harinya kita cari makan di daerah sana sekalian keliling-keliling. Myeongdong ini ruamenya minta ampun dan menurut gue ga habis dikelilingin 2 malem sekalipun! Oh ya try to visit this area during night time karena banyak kupu-kupu malam lebih happening dan banyak pedagang jualan street food.

Oh ya pas mesen nasgor di atas kita kinda pake drama dulu sama waiter di restonya. Gue lupa nama restonya apa, tapi di sana ga ada yang bisa bahasa Inggris, jadi kita luntang lantung kayak lutung kasarung mesen makanan karena apparently mereka punya peraturan such as: menu A harus dipesan bersama menu B, menu C tidak boleh dipesan kalau orang yang makan kurang dari 2, dan lain-lain. Jadi akhir-akhirnya kita nembak asal-asalan gitu. Awalnya kita kira kita mesen makanan meja tengah berupa nasi dan sayur buat dishare, eh ternyata pas dateng semuanya ditumpahin dan diaduk jadi satu depan muka kita. Hahaha kreizi. Tapi gue ga bohong ini salah satu makanan terenak yang gue makan di Korea! As far as I know, nasgor beginian banyak ditemuin tapi gue kurang inget nama menunya apa.

22:00 – Balik apartment and end our first night.

Contoh kaos kaki yang gue beli di Ewha :3

Expenses (dalam Korean ₩):

  1. Train AREX dari Incheon ke Seoul Station: 6.000
  2. Titip tas di Seoul Station: 9.500
  3. Lunch: 7.000
  4. Taxi ke Ewha: 1.400 (harga perorang dari total berempat)
  5. Beli tas di Ewha: 10.000
  6. Beli kaos kaki 13 biji: 13.000 (yes sepasangnya cuma 1.000  KYAKK)
  7. Isi T-money: 10.500
  8. Taxi ke N Seoul Tower dan Seoul Station: 3.000 (harga perorang dari total berempat)
  9. Dinner nasi goreng di Myeongdong: 8.000
  10. Beli minum dan susu di convenient store: 2.200
  11. Penerbangan Garuda Indonesia PP Jakarta – Seoul: Rp 5.361.300
  12. Visa Korea: Rp 606.000
  13. Sewa apartment di Myeongdong 3D2N: Rp 570.481 (harga perorang dari total berempat)

Total: 70.600 ₩ + Rp 6.537.781

Important tips:

  1. Setiap kali baru sampe di airport atau station besar, biasakan pergi ke tourist center untuk nyari-nyari brosur guideline dan tanya-tanya rute perjalanan. Di Korea ga banyak yang bisa bahasa Inggris, jadi penting banget untuk nanya sebanyak-banyaknya ke petugas di station. Jangan lupa cek promotion untuk turis juga! Tahun 2015 pas gue pergi ada brosur stamp, gatau tahun-tahun sekarang ada promo apa lagi 🙂
  2. Pas milih penginapan / sewa apartment, coba cek apa dipinjemin gratis portable wifi atau ngga. Kebanyakan penyewa nyediain ini for free karena di Korea turis ga bisa beli no hp.
  3. Di Korea kalau mau naik taxi maksimal cuma boleh berempat. Sometimes kalau tempatnya ga jauh, lebih save time dan untung kalau patungan duit taxi ketimbang naik bus atau train.
  4. Kaos kaki di Korea, meski unyu dan murah, kualitasnya ga sampe bagus-bagus amat. Ada 1 pasang kaos kaki yang baru gue pake setengah hari udah bolong. Entah kaos kakinya yang busuk atau jempol gue yang terlalu perkasa. Haha but anyway FYI aja, they are still worth the money though in my opinion 😀
  5. Yang suka belanja, jangan lupa untuk minta VAT refund receipt untuk refund tax di airport ya! For more info kalian bisa Googling atau tanya ke petugas di airport / station.
Summary
Seoul Station, Ewha University, Namsan Park, N Seoul Tower, Myeongdong Street.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *